[KISS Report : Mengungkap Fakta Kloroplas dan Persendian dalam Al Quran dan Hadist] Jakarta, (22/10/2015),


Masjid Ulul Albaab – Sebagai mahasiswa muslim berbasis sains sudah sepatutnya untuk mempelajari alam yang dikaitkan dengan sumber ilmunya, yaitu Al Quran. Oleh karena itu, KISS seri sains islam kembali hadir bertema “Mengungkap Fakta Kloroplas dan Persendian dalam Al Quran dan Hadist” dengan pembicara yang ahli di bidang sains, Ustadz Noorahmat Pudyastomo Ph.D. Dengan dipandu oleh Yogi Perdana selaku MC, acara ini berlangsung di lapangan volly FMIPA UNJ dengan dihadiri 60 mahasiswa. Dan acara ini dibuka dengan pembacaan tilawah oleh Koko yang selanjutnya pemaparan oleh Ustadz Noorahmat. Ada 3 poin penting yang dibahas oleh ustadz Noorahmat, di antaranya adalah Leaf System, Fotosintesis, serta Cahaya dan Warna. Beliau membuka pembahasannya dengan mentadaburi surat Al An’am ayat 99. Beliau menjelaskan bahwa dari ayat tersebut terdapat penjelasan mengenai kloroplas yang ditandai dengan adanya kata “Khodiron” yang menurut Departemen Agama diartikan sebagai butiran-butiran hijau dan “nukhriju minhu” yang berarti ada di dalam tumbuhan itu sendiri. Ustadz alumni Manchseter University ini pun melanjutkan penjelasannnya bahwa daun itu seperti pabrik yang mengolah komposisi zat untuk didistribusikan ke bagian pohon yang lain, termasuk biji dan buah. Di dalam daun ada sistem yang kompleks, di antaranya adalah : 1. Energi dari matahari diserap oleh permukaan daun 2. Glukosa yang dihasilkan oleh fotosintesis didistribusikan 3. Oksigen dilepaskan ke atmosfer 4. CO2 diserap dari atmosfer 5. Air diserap dari akar dan sistem pembuluh tanaman Dan di tiap mm2 daun terdapat 500.000 kloroplas. Kloroplas ini memiliki desain yang ‘amazing’. Adapun fakta fisis kloroplas yaitu : 1. Diameter 3 µm 2. Ketebalan 2-10 µm 3. Tiap unit dipisahkan oleh membran setebal 60 Å 4. Di dalamnya terdapat tilakoid yang menyimpan klorofil 5. Ada sekitar 40-60 granum di setiap kloroplas 6. Merupakan bagian penting dalam proses fotosintesis Sesudah kloroplas, beliau menjelaskan fotosintesis. Yaitu bahwa fotosintesis dipengaruhi oleh intensistas cahaya dan durasi pencahayaan, level dan densitas cahaya, panas, dan waktu malam. Adapun beliau menjelaskan mengenai cahaya dan warna yang terdapat dalam surat An Nahl ayat 12-13. Dalam ayat tersebut, terdapat kata “mukhtalin fakhur” yang artinya bermacam-macam (perbedaan warna). Ustadz Noorahmat kemudian menutup kajian ini dengan “Nikmatilah fase-fase belajar. Imbangi ilmu dan Al Quran dengan cara lulus tidak hanya dengan IPK 4 tapi juga dengan hafalan 4 juz.” See You Next Kiss Masjid Ulul Albaab #Lebih dekat,Bersahabat,Bermanfaat ——————————- Reporter : Anggita, Departemen Syiar MUA Editor : Riska Amalia Sari, Departemen M2C MUA MUA Masjid Ulul Albaab @muaunj Muaunj.wordpress.com

Advertisements

[KISS Report] Jakarta, (08/10/2015),


Masjid Ulul Albaab – 24 September 2015 menjadi berita duka bagi umat islam ketika ratusan jamaah haji luka-luka, amnesia, bahkan meninggal dunia di tragedi Mina. Untuk mengupas penyebab dan dampaknya bagi umat islam secara global, KISS kembali hadir bertemakan “Di Balik Tragedi Mina” dengan pembicara Ustadz Pizaro, wartawan salah satu media islam. 77 mahasiswapun hadir meramaikan KISS pekan ini.

Kajian ini dibawakan oleh Fahri Rizalul Ula selaku MC, dibuka dengan pembacaan tilawah oleh Naufal, dan kemudian dilanjut pemaparan oleh ustadz Pizaro.

Pada awal pemaparan, beliau menjelaskan kabar terakhir korban tragedi Mina, yaitu sebanyak 1200 orang dan 10 persen dari korban tersebut adalah jamaah Indonesia. “Dan bukan tidak mungkin korban akan bertambah” tegas beliau.

Beliau juga menjelaskan bahwa tragedi Mina ini bukan pertama kalinya terjadi. Tragedi Mina pertama terjadi tahun 1990, 1400 orang menjadi korban dan setengah dari korban tersebut adalah jamaah Indonesia. Penyebab tragedi Mina tahun 1990 ini adalah karena berebut dalam melempar jumrah. Kemudian tragedi Mina terjadi lagi pada tahun 2001, 2004, 2006, dan 2015. Tragedi Mina tahun 2006 sempat merenggut nyawa 362 jamaah haji. Penyababnya pun sama, yaitu berdesakan saat prosesi lempar jumrah. Dengan adanya kejadian ini kemudian diadakan perbaikan insfrastruktur berupa perluasan masjidil haram, pembangunan jalur 7 lantai untuk melempar jumrah, persiapan kereta cepat, kuota jamaah dikurangi, dan petugas ditambah.

Ustadz alumni UIN Jakarta ini kemudian memaparkan bahwa sebelum dilakukan investigasi, muncul isu atau tuduhan berupa video yang mangungkap konvoi Raja Salman merupakan pemicu tragedi Mina. Setelah ditelusuri, video tersebut sudah ada pada tahun 2012 yang diunggah kembali dengan judul baru. Adapun tulisan Asma Nadia berjudul “Karpet Merah Perenggut Nyawa” yang menyiratkan seakan tragedi Mina disengaja Arab Saudi.

Betulkah Tragedi Mina karna konvoi Raja Salman? Berikut ustadz Pizaro memaparkan keadaannya : 1. Raja Salman tidak ada di lokasi kejadian 2. Raja tidak haji karna sedang memantau haji 3. Jika memang ada anggota kerajaan yang berhaji, maka mereka akan melalui jalur udara/helikopter yg mendarat tepat di atas Jamarat. 4. Ada anggota kerajaan yg berhaji bukan Raja Salman tetapi Gubernur Mekkah

Kemudian beliau mengutip kesaksian Jamaah haji bernama Magaji Falalu Zarewa bahwa Insiden tersebut terjadi sekitar beberapa menit setelah jam 9 pagi waktu setempat. Masalah muncul saat kumpulan besar jamaah yang telah melempar jumrah, kembali lewat jalur jamaah lain yang akan pergi melempar jumrah yang datang dari Muzdalifah. Hal ini mengakibatkan gangguan pergerakan jamaah dan menjadikan udara semakin panas sehingga banyak jamaah yang jatuh pingsan.

Beliau selanjutnya menutup pemaparan dengan saran bagaimana sikap dalam menghadapi tragedi Mina. Yaitu : 1. Tunggu hasil investigasi 2. Mengkritik Arab Saudi hal yang wajar, tapi bukan untuk memojokkan 3. Waspadai genderang politik syiah dan kelompok liberal.

See You Next KISS

Majid Ulul Albaab #Lebih Dekat,Bersahabat,Bermanfaat ————————– Reporter : Anggita, Departemen Syiar MUA Editor : Riska Amalia Sari, Departemen M2C MUA

Masjid Ulul Albaab @muaunj muaunj.wordpress.com

[KISS Report] “Jurus Ampuh tuk Jadi Muslim Berprestasi”


Jakarta, (03/09/2015), Masjid Ulul Albaab – Semester baru telah bergulir. Masjid Ulul Albaab atau yang biasa disingkat MUA kembali menghadirkan Kajian Islam Kamis Sore yang biasa disebut KISS. Kajian rutin perdana semester 103 ini mengangkat tema “Jurus Ampuh tuk Jadi Muslim Berprestasi”. Sekitar 140 mahasiswa yang terdiri dari berberapa jurusan di FMIPA hadir dalam KISS pekan ini.

Acara ini diawali dengan pembukaan, pembacaan Al Quran secara tasmi’ oleh Abd Mughni, dan dilanjutkan dengan penyampaian testimoni SISKOM oleh Ketua Salim FMIPA 2014, Andri Kosiret. Kemudian KISS berlanjut dengan diskusi yang dipandu oleh Abd Mughni. Mahasiwa jurusan fisika ini membuka diskusi dengan menyampaikan surat Al Mujaadilah ayat 11 yang berbunyi Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. “Oleh karena itu, mari cari dan tuntut ilmu, karena Allah yang akan meninggikan derajat kita” ajak beliau.

Mahasiswa sekaligus menjabat sebagai ketua 2 MUA ini juga membacakan sepotong ayat berupa undzur ma Qola wa la tandzur man Qola yang artinya Lihatlah apa yang dikatakan, jangan lihat siapa yang mengatakan. Kemudian beliau berpesan bahwa siapapun yang berbicara, wajib untuk diambil ilmunya.

Sebelum membahas tentang muslim berprestasi, beliau menjelaskan makna muslim dan makna berprestasi. “Muslim yaitu orang islam yang berserah diri kepada Allah dan berprestasi yaitu ahli dalam bidangnya masing-masing. Serta Khoirunnas anfa’uhum linnas. Yaitu sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.”Jelasnya.

Kemudian diskusi dilanjutkan oleh Ronny Setiawan. Mahasiswa yang menjabat sebagai ketua BEM UNJ ini menyampaikan bahwa Umar bin Khattab pernah berkata : “Nikmat besar setelah nikmat islam dan iman yaitu nikmat mempunyai sahabat yang shaleh”. Pria berkaca mata ini juga berpesan untuk tidak mengecilkan makna prestasi. Beliau berpendapat bahwa prestasi yaitu melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

Selanjutnya, diskusi ini ditutup dengan penyampaian oleh Zarqony Alwy. Ketua LDK Salim UNJ ini menjelaskan bahwa prestasi yaitu dapat melakukan sesuatu yang orang lain tidak bisa melakukannya.

See You Next Kiss
Masjid Ulul Albaab
#Lebih dekat,Bersahabat,Bermanfaat

———————
Reporter :
Anggita, Departemen Syiar MUA
Editor :
Riska Amalia Sari, Departemen M2C MUA
Rudy Romansyah, Departemen M2C MUA

👥 Masjid Ulul Albaab
🌍 muaunj.wordpress.com
🐤 @muaunj

Wahai Wanita Cantik


image

Wahai wanita cantik,
Engkau yang diciptakan dengan sangat sempurna oleh Rabbmu..
Indah dengan segala kelebihanmu yang ada…
Wahai wanita cantik,
Sering kali aku melihatmu berjalan dengan baju yang sangat sederhana,
Bahan yang sederhana, dan ukuran yang sangat sangat sederhana,
Hingga bagian auratmu yang harusnya tak tampak menjadi tampak..

Wahai wanita cantik,
Cukup sering aku melihat engkau jalan di depan para lelaki denga pakaian sexy-mu,
Dan para lelaki itu menatapmu dengan sangat lekat dari ujung kakimu sampai ujung rambutmu,
Mengikuti langkahmu hingga hilang dari pandangan mereka, pandangan yg menjijikkan…

Wahai wanita cantik, Continue reading “Wahai Wanita Cantik”