Leave a comment

Menjadi Setaqwa ummu Zainab binti Jahsy (PR MUTIA-07/03/2014)


Menjadi Setaqwa bunda Zainab binti Jahsy

Ummu Zainab adalah bibi dari Rasulullah. Zainab
bin Jahsy adalah nama yang diberi oleh Rasulullah,
nama pertama Zainab adalah Burroh. Burroh
adalah nama yang diberi oleh ayah zainab yang
dulunya adalah orang kafir. Zainab lahir di Mekkah
20 tahun sebelum kenabian. Zainab terlahir dari
keluarga cukup berada, bahkan kehidupan masa
kecilnya bisa dibilang kehidupan yang glamor. Lalu
setelah dewasa Zainab menikah dengan Zaid bin
Harisah. Zaid Bin Harisah adalah budak yang
dimerdekakan oleh Rasulullah dan di angkat
menjadi anak angkat Rasul. Awalnya sebelum
pernikahan Zaid dengan Zainab Rasulullah sudah
mengetahui bahwa Zaid akan menceraikan zainab,
namun Rasulullah sengaja tidak memberitahukan
hal itu pada Zaid karena takut terjadi fitnah dari
masyarakat. Setelah menikah dengan Zainab
awalnya biasa-biasa saja, tidak terjadi suatu
kenaehan. Namun, semakin harii Zaid semakin
tidak kuat dengan tingkah lakunya zainab yang
masih hidup dengan keglamorannya. Zaid
menceritakan kejengkalannya itu pada Rasulullah
dan menceritakan niatnya untuk mengakhiri
hubungannya dengan Zainab, tapi Rasulullah
menyuruh Zaid untuk terus mempertahankan
keutuhan keluarganya. Seiring berjalannya waktu
Zaid tidak tahan lagi dengan kehidupan Zainab dan
memutuskan untuk menceraikan Zainab.
Kemudian setelah masa iddah zainab selesai.
Rasulullah menikahi Zainab atas perintah Allah.
Saat Rasulullah bersama dengan Zainab tak heran
masih juga banyak finah yang menghampiri beliau.
Rasulullah di fitnah memaksa Zaid menceraikan
Zainab untuk dinikahi, padahal hal itu tidaklah
benar. Lewat Rasulullah Allah ingin mengajarkan
suatu pelajaran kepada ummat yang sedang
berhijarah dari zaman jahiliah menuju zaman
Rasul. Bahwasanya di zaman itu tidak
diperbolehkannya menikah dengan istri yang
diceraikan oleh anak angkat. Selama perjalanan
hidupnya dengan Zainab, Rasulullah mentarbiah
Zainab untuk menjadi semakin baik. Bahkan hingga
kepribadian shaliha Zainab terbentuk dengan sangat baik.
Di antara-antara istri nabi Zainab lah yang paling
shalihah.
Suatu hari Rasulullah pernah melihat tali digantung
di dalam masjid, Rasulullah bertanya kepada
sahabat “untuk apa tali itu digantungkan di dalam
masjid?”, ternyata tali tersebut Zainab yang
membuatnya untuk menopang dirinya saat beliau
tak kuasa atau lelah ketika beribadah. Zainab
mempunyai kepribadian yang semakin baik, ia
berdagang kulit dan hasilnya beliau sumbangkan
untuk orang-orang yang kurang mampu. Tidak
hanya itu, puasa yang dijalankannya pun sangat
rutin. Dan hingga saat ini Zainab dikenal
wanita dengan ibadahnya yang luar biasa

Oleh Rabiah Adawiyah (Sekum2)
Dipublish oleh : dept.M2C

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: