Leave a comment

Zikir Bikin Hidup Lebih Hidup!


Jika kita berhasil menggabungkan rileks dan enjoy ketika beraktivitas -dengan disertai kecerdasan men-split waktu untuk manfaat dunia dan akhirat- maka tak terbayangkan ketenangan jiwa kita. Seorang psikolog Belanda non-Muslim bernama van der Hoven mengungkapkan hasil temuannya tentang pengaruh membaca al-Qur’an dan mengulangi kata-kata “ALLAH” baik dilakukan seorang pasien maupun orang sehat. Penelitian ini dilakukan selama tiga tahun terhadap Muslim dan non-Muslim. Di antara subjek penelitian, ada yang bisa berbahasa Arab ada pula yang tidak. Akan tetapi, semua dilatih membaca kata ALLAH dengan jelas. Hasilnya luar biasa, khususnya mereka yang mengalami kesediahan atau tekanan jiwa. Seorang yang membaca al-Qur’an secara reguler mampu melindungi diri dari penyakit kejiwaan. Dalam laporan penelitian disebutkan bahwa dengan mengucapkan huruf-huruf A-L-L-A-H dengan benar maka dampaknya adalah sebagai berikut.

– Huruf A: melepaskan diri dari penyakit pernafasan.

– Huruf dobel L: yang dibacakan sesuai logat Arab akan menimbulkan perasaan istirahat dan rileks.

– Huruf H: menciptakan kontak antara hati dan alat pernafasan akan menjaga dari penyakit jantung.

Selain itu, Karima Burns dalam artikelnya “Health Benefits of Saying ‘Alhamdulillah‘ ” menyatakan bahwa sekadar untuk bersikap lebih tenang, bijak, dan merasakan semuanya begitu nikmat, ringan, serta menyenangkan, apalagi jika ditambah kalimat thayyibah yang lain, semisal “insya Allah” ketika berjanji (daripada: oke deh!), “Subhanallah” ketika menjumpai hal menakjubkan (daripada: wow!), juga “Allahu Akbar” saat menjumpai tantangan kehidupan. Secara kodrati, kata-kata ini semua menunjukan bahwa kita diciptakan dengan perlengkapan yang memudahkan diri untuk berzikir setiap saat.

Semua kalimat thayyibah tersebut adalah zikir yang ringan, namun bisa memberatkan timbangan amal kita di akhirat kelak. Enak bukan, sudah menyehatkan, berpahala pula!

Coba diingat, ketika berjalan dan sedang tidak ada masalah, otak kita tidak kosong, bukan?! Ya, kita pasti memikirkan sesuatu, kadang berguna, kadang hanya menambah beban pikiran saja. Maka dari itu, daripada kita melamun saat berjalan atau melakukan aktivitas lainnya, lebih baik kita isi dengan zikir dan doa, apalagi efek medis zikir dan doa sudah nyata terlihat. 

Sumber: ‘Super Health’ oleh Egha Zainur R.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: