Leave a comment

Ujian Sukses Tanpa Nyontek


Gambar

Firman Allah SWT:
لاَ يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلاَّ وُسْعَهَا‌ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ‌ رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَاۤ اِنْ نَّسِيْنَاۤ اَوْ اَخْطَاْنَا‌ۚ رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَاۤ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَه عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا‌‌ۚرَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِه‌ ۚ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا اَنْتَ مَوْلٰنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ
Artinya : “Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan batas kemampuannya. Baginya ganjaran untuk apa yang diusahakannya, dan ia akan mendapat siksaan untuk apa yang diusahakannya. Dan mereka berkata, Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau kami berbuat salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami tanggung jawab seperti Engkau telah bebankan atas orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami janganlah Engkau membebani kami apa yang kami tidak kuat menanggungnya; dan ma’afkanlah kami dan ampunilah kami serta kasihanilah kami karena Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami terhadap kaum kafir.” (Al Baqarah : 286)

Allah SWT memberikan ujian sesuai dengan kemampuan seseorang, baik ujian hidup maupun ujian lainnya. Tentunya tidak lepas dengan usaha manusia itu sendiri. Usaha menentukan keberhasilan. Apakah keberhasilan itu dicapai dengan cara baik atau tidak pasti akan mempengaruhi prestasi kelak. Niat baik harus disertai dengan proses yang baik pula.

Mahasiswa sebagai kaum intelektual yang setiap semester menghadapi yang namanya “ujian”. Semua mahasiswa pasti menginginkan nilai bagus dan akhirnya mendapatkan IPK tinggi. Niatnya sih baik ingin mendapatkan IPK tinggi agar orang tua senang, tetapi apakah prosesnya bagus? Tidak dipungkiri lagi budaya menyontek telah melanda sebagian mahasiswa, hanya sedikit mahasiswa yang menanamkan kejujuran dalam ujian. Termasuk ke dalam manakah Anda? Mari kita introspeksi diri.

Oke, sesuai dengan kalimat Allah SWT memberikan ujian sesuai dengan kemampuan seseorang, begitu juga dosen akan memberikan soal ujian sesuai dengan kemampuan mahasiswanya. Dosen bisa menilai apakah pekerjaan mahasiswanya murni atau tidak, dalam menentukan nilai dosen juga tidak terpatok pada nilai ujian saja tetapi juga melibatkan proses perkuliahan. Makanya sebagai kaum intelektual kita seharusnya menggunakan pola pikir intelektual juga dan tidak melibatkan diri dalam menyontek. Jika tidak berpikir intelektual dan melibatkan diri dalam menyontek dzalim namanya loh.

Berikut tips-tips agar ujian kita sukses, bersih tanpa nyontek:

  • Tetaplah berpegang pada kejujuran dan adanya pengawasan dari Allah untuk semua perbuatan kita. karena semua perbuatan kita akan dimintai pertangungjawaban oleh Allah SWT. 
  • Belajar maksimal dan santai. 
  • Jangan begadang atau istirahat yang cukup, jaga kesehatan dan suasana hati.
  • Setelah belajar, refreshing sejenak 
  • Buat peta konsep dari pelajaran yang sedang dipelajari, agar menghafalnya cepat dan mudah. 
  • Berusaha memahami/mengerti isi pelajaran, tidak hanya menghafal, usahakan kamu memahami isinya. 
  • Fokuskan untuk dapat nilai baik.
  •  Untuk pelajaran yang kamu mengalami kesusahan, belajarlah sekuat kemampuanmu, cari tips dan triknya dari temanmu yang pintar.
  • Persiapkan alat tulis sebelum berangkat ke tempat ujian dan sesaat ujian jangan lupa baca doa 
  • Periksa kembali jawaban sebelum dikumpulkan.
Demikian tips agar ujian sukses tanpa nyontek. Semoga bermanfaat. Sukses UAS nya shob. Sukses Dunia Sukses Akhirat ;).
 
 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: