3 Comments

Sudah lama Ibu itu Lulus dan mengajar, keputrian dan Jilbablah yang masih terkenang dalam hatinya di FMIPA UNJ


Oleh : Marjuki Zulziar

Ahad, 4 April 2010 / 19 Robbiul Tasni 1431 H

Semoga Allah Merahmati niatan Ikhlas dalam Aktivitas kita, hingga amal kita di terima Allah dan menjadi pemberat di Akhirat Kelak.

Pagi hari, saat sepi melanda ketika siswa SMP Kelas 3 Melaksanakan Ujian Nasional, Hari itu begitu hening dan yang terpikir bagiku adalah sebuah tugas Sebagai Tim Pengawas Independen.

Sosok guru Istimewa dengan kelembutan yang kurasakan dari tutur katanya dan ketelitian dalam mencermati lembaran Absensi Pengawas Ruang Ujian. Mulailah kami berbicara dengan banyak perbincangan yang menarik dari mulai Sekolah Hingga Jabatan Kami Masing-masing.

Tiba-tiba saja Aku bertanya kepada beliau “ibu mengajar apa?”dari bahasanya yang lembut beliau menjawab “saya ngajar biologi” dengan respon cepat, kutanya lagi “kuliah dimana?” jawab beliau “IKIP”(red. UNJ) sudah ku duga hingga aku berbicara “sama bu kita Satu Fakultas tapi lain Tahun” sambil tertawa dan seakan keakraban itu semakin dekat. Namun ada yang membuat hati ini kemudian tersontak Hebat ketika Seorang Ibu yang sudah bertahun-tahun lamanya lulus kuliah dan mengajar namun ada yang terkenang dalam hatinya, dan yang mebuat aku tersontak adalah ketika beliau bertanya tentang ‘Keputrian’ di FMIPA UNJ. Beliau bertanya “Keputrian disana masih jalan?, disana Keputriannya Bagus ya” dilanjutkan dengan “Jilbabnya yang gede-gede masih banyak ya” …….subhanallah semakin berdenyut saja jantung ini, ternyata sekian lama beliau meninggalkan UNJ yang masih beliau ingat dan membuat beliau berkesan adalah tentang Jilbab dan Keputrian…..inilah Isyarat besar bahwa pendahulu kami (mereka yang berjasa berdakwah di FMIPA UNJ) memberikan kesan luar biasa kepada mahasiswa FMIPA, hingga kemudian ada sesuatu yang mesti kutanya kembali “ibu sering ikut Keputisn tidak” jawabannya sederhana namun penuh makna “Saya terkesan dengan keramahan mereka, ditambah juga ibu ikut karena banyak yang ikut”

Saudaraku,
Inilah potret pelajaran yang luar biasa, aku teringat ketika aku masuk UNJ terutama di FMIPA ada kesejukan luar biasa karena ada orang-orang berbondong-bondong STW(Sholat Tepat Waktu) sampai-sampai wudhunyapun Antri.

Ini juga potret pelajaran yang luar biasa, aku teringat ketika aku masuk UNJ terutama di FMIPA ada kehaeranan luar biasa karena di sudut sudut saung di luar Masjid Ada suara-suara orang tilawah, dan sangat terngiang suara riuh TIBAS(Tilawah Ba’da Sholat) yang luar biasa.

Saudaraku,
Saat ini kita sebagai Aktivis Sudahkah memberikan teladan terbaik untuk sekitar, bukankah menurut Juma’ah Amin dalam bukunya Fiqih Dakwah ada 10 kaidah dalam berdakwah dan yang pertama adalah Al-Qudwah Qobla Dakwah (Memberikan contoh sebelum mengajarkan Dakwah),

Akhi, Ukhti
Saat ini Ummat rindu saorang dai yang Santun, Seorang dai yang tidak hanya pandai beretorika namun ditunjukan dengan amal. Kapan orang-orang mau Sholat awal waktu kalau kita seabagai penyeru tidak pernah mencontohkan, dan kapan juga orang lain bisa tilawah dan lainnya kalau kita sendiri hanya pandai beretorika tapi tanpa Amal Nyata.

Advertisements

3 comments on “Sudah lama Ibu itu Lulus dan mengajar, keputrian dan Jilbablah yang masih terkenang dalam hatinya di FMIPA UNJ

  1. Aaaarrgg tuh kan bener. Aromanya FMIPA UNJ tuh gitu.. subhanAllah.
    Ini nih yang Gia rasakan ketika pertama kali menginjakkan kaki di FMIPA UNJ. Ternyata benar, kakak-kakak kita memberikan kesan luar biasa kepada mahasiswa FMIPA sampai sekarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: